Human Centered Design (Desain Berfokus pada Manusia), merupakan tujuan dalam pendidikan Desain Produk ITATS. Dalam menerapkan HCD, maka sangatlah penting pendapat dari konsumen dan pihak yang berhubungan dengan produk tersebut. Dalam langkah-langkah penngembangan sebuah produk, ‘Identifikasi Kebutuhan Konsumen’ adalah salah satu langkahnya. Mengacu pada buku ‘Product Design & Development’ ada 5 langkah dalam mengidentifikasi kebutuhan konsumen, yaitu:

  1. Menjaring / mendapatkan data langsung dari konsumen.
  2. Mengintepretasi data mentah yang merupakan kebutuhan konsumen.
  3. Mengelompokan kebutuhan dalam sebuah struktur kebutuhan, baik yang utama, sekunder, maupun tersier.
  4. Menentukan tingkat importensi dari kebutuhan yang ada.
  5. Merefleksikan pada hasil dan proses

Menjaring / mendapatkan data langsung dari konsumen.

Informasi untuk mendapatkan kebutuhan terhadap suatu produk, harus dilakukan dengan melibatkan konsumen secara langsung, dan pengalaman di lapangan saat menggunakan produk tersebut. Hal tersebut dapat dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya:

  1. Wawancara:  salah seorang atau lebih dari tim pengembangan produk berdiskusi dengan seorang pelanggan. Biasanya dilakukan di lingkungan pelanggan itu sendiri. Pada umumnya dilakukan dengan waktu kurang lebih 1 jam.
  2. Focus groups: Mengumpulkan beberapa konsumen, pada umumnya 8 – 12 orang, untuk mengadakan diskusi. Diskusi ini dipimpin oleh seorang moderator yang bertugas mengarahkan diskusi, pada umumnya moderator adalah profesional market riset. Tim pengembangan produk (desainer produk) mengamati kegiatan tersebut di ruangan yang berbeda (dilengkapi jendela yang dapat dilihat dari satu sisi saja), dan dilengkapi dengan rekaman video untuk kegiatan tersebut. Hal ini dilakukan agar tim dapat gambaran secara lengkap tentang pendapat konsumen terhadap suatu produk. Dan terlihat dari ekspresi para peserta dalam mengungkapkan pendapatnya. Waktu pelaksanaan kurang lebih 2 jam.
  3. Mengamati pemakaian produk: Melihat pelanggan dalam menggunakan produk yang ada, sangat penting. Karena hal tersebut dapat memunculkan detil-detil yang penting yang menggambarkan kebutuhan konsumen. Kebutuhan-kebutuhan yang muncul dari pengamatan pemakaian produk, terkadang tidak terungkap dalam 2 metode sebelumnya, karena ada kemungkinan kebutuhan ini tidak disadari oleh mereka. Karena mereka para konsumen sudah lama memakai suatu produk, maka ada beberapa hal yang dianggap biasa oleh mereka. Kebutuhan ini adalah yang disebut dengan kebutuhan laten (tersembunyi).

Tempat pengamatan FGD, sumber: http://www.hoqusfoqus.com

Mendapatkan data konsumen pada saat pertama, melalui kuisioner kurang dianjurkan.  Karena informasi yang didapat tidak menyeluruh, dan kita tidak mengetahui keadaan yang sebenarnya.

Memilih Konsumen

Griffin dan Hauser juga menyampaikan pertanyaan tentang berapa banyak pelanggan untuk wawancara dalam rangka untuk mengungkapkan sebagian besar kebutuhan pelanggan. Dalam satu studi, mereka memperkirakan bahwa 90 persen dari kebutuhan pelanggan, terungkap setelah 30 wawancara.

Para pelanggan yang sangat berguna untuk sumber data, ada 2 macam: (1) mereka mampu mengartikulasikan kebutuhan yang mereka hadapi, karena mereka mengalami permasalahan dengan kekurangan dari produk yang ada, dan (2) mereka mungkin sudah menemukan solusi untuk memenuhi kebutuhan mereka.
Sebuah matriks pemilihan pelanggan berguna untuk perencanaan eksplorasi dari kedua pasar dan berbagai pelanggan. Burchill menunjukkan bahwa segmen pasar yang tercantum di sisi kiri dari matriks sementara berbagai jenis pelanggan yang tercantum di bagian atas (Burchill et ai., 1997), seperti yang ditunjukkan dalam tabel di bawah ini. Jumlah kontak pelanggan dimaksud dimasukkan dalam setiap sel untuk menunjukkan kedalaman cakupan.

Contoh Tabel Seleksi Konsumen (proyek cordless screwdriver), sumber: Ulrich, 2008

Untuk produk yang komersial, atau memiliki pangsa pasar yang luas, pertanyaan dilakukan melalui telepon atau email. Meskipun kurang maksimal, tetapi dapat membantu, karena keterbatasan waktu, tempat dan biaya.

About these ads